66 Orang Diringkus di Samarinda, Barbuk Sabu Capai 2,8 Kg

Polresta Samarinda kembali mencatat keberhasilan besar dalam perang melawan narkoba setelah menangkap puluhan tersangka dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Dalam operasi yang diberi sandi Operasi Antik Mahakam 2025, aparat berhasil mengungkap 46 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika di berbagai titik rawan. Dari operasi ini, polisi meringkus 66 orang tersangka, baik pengedar maupun pengguna, serta menyita barang bukti sabu dengan total berat mencapai 2,8 kilogram.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, menjelaskan bahwa operasi ini digelar secara masif karena Samarinda dikenal sebagai salah satu pintu masuk utama peredaran narkoba jaringan Kalimantan. “Kami lakukan pemetaan wilayah, termasuk permukiman padat, kos-kosan, hingga tempat hiburan malam yang kerap menjadi lokasi transaksi. Hasilnya, dalam dua minggu kami berhasil mengungkap puluhan kasus sekaligus,” ujarnya dalam konferensi pers.

Dari 66 tersangka yang diamankan, sebagian besar adalah pengedar kelas menengah yang menguasai jaringan distribusi di wilayah Samarinda dan sekitarnya. Polisi juga mendapati adanya kurir lintas kota yang membawa sabu dari perbatasan Kalimantan Timur dengan Malaysia. Beberapa di antaranya bahkan masih berusia muda, menandakan bahwa sindikat narkoba tidak segan merekrut generasi muda untuk dijadikan perantara. Hal ini membuat aparat semakin gencar memperluas penyelidikan agar bisa membongkar jaringan besar di baliknya.

Barang bukti sabu seberat 2,8 kilogram yang disita diperkirakan bernilai miliaran rupiah di pasaran gelap. Selain sabu, polisi juga menemukan puluhan alat isap, timbangan digital, serta catatan transaksi yang menunjukkan adanya keterlibatan jaringan terorganisir. Para tersangka kini ditahan di Mapolresta Samarinda dan dijerat dengan pasal berlapis sesuai Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Kasus ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Wali Kota Samarinda mengapresiasi keberhasilan aparat sekaligus mengingatkan masyarakat untuk lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. “Narkoba adalah ancaman nyata bagi generasi kita. Jika kita lengah, anak-anak muda bisa menjadi korban. Karena itu, masyarakat harus bersinergi dengan aparat agar peredaran bisa ditekan sedini mungkin,” tegasnya.

Sementara itu, masyarakat Samarinda menyambut baik keberhasilan operasi ini. Warga yang tinggal di sekitar lokasi penggerebekan mengaku lega karena lingkungan mereka selama ini kerap dijadikan tempat transaksi narkoba. Beberapa orang tua bahkan mengaku khawatir anak mereka akan ikut terjerumus jika sindikat narkoba dibiarkan bebas beroperasi. Dengan adanya penangkapan massal ini, mereka berharap kawasan tempat tinggal bisa kembali aman dan bersih dari peredaran barang haram.

Pengamat hukum menilai pengungkapan besar ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat pengawasan di Samarinda sebagai kota dengan aktivitas ekonomi yang cukup tinggi. Posisi geografis Kalimantan Timur yang berdekatan dengan jalur perbatasan Malaysia membuat wilayah ini rawan dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkoba internasional. Oleh karena itu, kerja sama lintas daerah dan lintas negara sangat diperlukan untuk menutup ruang gerak sindikat narkoba.

Meski 66 orang sudah diamankan, polisi menegaskan bahwa operasi tidak berhenti sampai di sini. Tim gabungan Polresta Samarinda bersama Polda Kaltim dan BNN akan terus mengembangkan kasus ini hingga ke level bandar besar. Aparat yakin masih ada jaringan yang lebih besar yang beroperasi di balik para pengedar kecil. Dengan tekad yang kuat, diharapkan kasus ini menjadi titik terang dalam upaya membersihkan Samarinda dari jeratan narkoba.

Related Posts

Persipura Jayapura Tampilkan Performa Kuat, Menang Atas Barito Putera

Persipura Jayapura menunjukkan performa kuat saat menghadapi Barito Putera dalam pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak menit awal, dengan kedua tim saling…

Perseru Badak Lampung Tampil Tangguh Saat Mengalahkan Bhayangkara FC

Perseru Badak Lampung berhasil meraih kemenangan mengejutkan atas Bhayangkara FC dalam pertandingan Liga 1 yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua tim…

You Missed

Melayang – Andien: Perasaan Cinta yang Membuat Bahagia

Dia – Sammy Simorangkir: Penyesalan atas Kehilangan

Persipura Jayapura Tampilkan Performa Kuat, Menang Atas Barito Putera

Perseru Badak Lampung Tampil Tangguh Saat Mengalahkan Bhayangkara FC

Hanya Memuji – Shanty & Marcell: Ungkapan Kekaguman pada Kekasih

Judul: Duel Pemain Brasil: Persija vs Malut United Hadirkan Gemerlap Asing di Pekan Ketiga Super League