Malang, Jawa Timur — Inovasi ramah lingkungan datang dari Rehan Al Farizi (17 tahun), seorang siswa kelas 12 SMA Negeri 4 Malang, yang sukses menemukan cara sederhana dan murah untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif. Video eksperimennya yang diunggah ke TikTok viral dan telah ditonton lebih dari 5 juta kali dalam dua hari.
Dalam video tersebut, Rehan memperlihatkan bagaimana ia menggunakan peralatan dari kaleng bekas, pipa alumunium, dan alat pemanas sederhana untuk memproses plastik menjadi cairan minyak bakar. Hasilnya bisa digunakan untuk menyalakan kompor atau mesin kecil seperti genset.
Inovasi dari Keresahan Lingkungan Sekitar
Rehan mengaku terdorong oleh keresahan melihat banyaknya sampah plastik yang tidak terolah di lingkungan tempat tinggalnya. Ia lalu meneliti metode pirolisis (pemanasan tanpa oksigen) dan menyederhanakannya agar bisa diterapkan skala rumah tangga dengan biaya di bawah Rp150 ribu.
“Saya nggak mau lihat sungai terus penuh plastik. Kalau bisa jadi bahan bakar, kenapa nggak dimanfaatkan?” ujar Rehan.
Ia sudah melakukan uji coba selama 3 bulan dan berhasil memproduksi 1 liter minyak dari sekitar 1,5 kg plastik.
Mendapat Dukungan dan Tawaran Kolaborasi
Tagar #RehanEnergiPlastik, #SiswaHijau, dan #BBMAlternatif trending di berbagai platform. Banyak netizen, guru, dan aktivis lingkungan memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi Rehan.
Pemerintah Kota Malang bersama Dinas Lingkungan Hidup telah mengunjungi sekolah Rehan dan berjanji akan mendanai pengembangan alat ini agar bisa digunakan di kampung-kampung penghasil sampah plastik. Rehan juga diundang ke Festival Riset Inovasi Nasional di Jakarta bulan depan.
“Semoga ide ini bisa bantu warga dan bantu bumi juga,” kata Rehan penuh harapan.