Jakarta, 6 Mei 2026 — Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman melakukan kunjungan ke kantor Majelis Ulama Indonesia untuk menyerap berbagai aspirasi dan pandangan ulama terkait kondisi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Dudung berdiskusi dengan sejumlah pimpinan dan tokoh ulama mengenai berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat. Aspirasi yang dihimpun disebut akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Selain membahas persoalan kebangsaan, pembicaraan juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan, stabilitas sosial, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat saat ini.
Dudung menilai peran ulama sangat penting dalam menjaga keharmonisan dan ketenangan di tengah masyarakat. Karena itu, masukan dari tokoh agama dianggap memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga stabilitas negara.
Pihak MUI juga disebut menyampaikan sejumlah harapan terkait penguatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, hingga kehidupan beragama yang harmonis. Ulama berharap pemerintah terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat agar kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran.
Pertemuan antara tokoh pemerintah dan ulama ini mendapat perhatian publik karena dinilai menunjukkan pentingnya sinergi antara negara dan tokoh agama dalam menghadapi tantangan sosial maupun kebangsaan.
Pengamat politik menilai langkah menyerap aspirasi langsung dari ulama dapat membantu memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dialog seperti ini juga dianggap penting untuk menjaga stabilitas sosial di tengah berbagai isu nasional dan global yang terus berkembang.
Usai pertemuan, kedua pihak sama-sama menegaskan komitmen untuk terus menjaga persatuan bangsa dan memperkuat komunikasi demi menciptakan suasana yang kondusif di Indonesia.






