AIS Australia Serukan Bantuan Kemanusiaan Gaza Setelah Foto Anak Viral

Akses bantuan kian sulit di Gaza akibat perintah evakuasi Israel - ANTARA  News

Organisasi kemanusiaan Australia, AIS (Australian International Support), mengeluarkan seruan mendesak untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza setelah foto memilukan seorang anak Palestina yang kelaparan viral di media sosial. Foto tersebut menampilkan seorang bocah bernama Yezen Abu Ful, berusia dua tahun, yang tampak kurus kering dengan tulang-tulang menonjol, menggambarkan dampak krisis pangan yang parah di wilayah tersebut.tirto.id

Yezen adalah salah satu dari sekitar 70.000 anak di Gaza yang menderita malnutrisi akut akibat blokade yang diberlakukan sejak Oktober 2023. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak serangan Israel dimulai, tercatat 133 kematian akibat malnutrisi, dengan 87 di antaranya adalah anak-anak. tirto.id+1Antara News+1

AIS Australia menekankan bahwa krisis ini bukan hanya masalah kemanusiaan, tetapi juga pelanggaran hak asasi manusia yang harus segera ditangani. Organisasi ini mendesak pemerintah Australia dan komunitas internasional untuk memberikan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke Gaza dan mendesak penghentian blokade yang telah menyebabkan penderitaan luar biasa bagi warga sipil, terutama anak-anak.Antara News+1tirto.id+1

Selain itu, AIS Australia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanye solidaritas, seperti penggalangan dana dan penyebaran informasi melalui media sosial, guna meningkatkan kesadaran global tentang situasi darurat di Gaza dan mendesak tindakan nyata dari pemerintah dan organisasi internasional.

Gambar-gambar memilukan dari anak-anak yang kelaparan di Gaza telah mengguncang banyak pemimpin dunia dan masyarakat internasional, mendorong mereka untuk menekan pemerintah Israel agar membuka akses bantuan kemanusiaan dan menghentikan kebijakan yang menyebabkan kelaparan massal. tirto.id

AIS Australia berharap bahwa dengan meningkatnya kesadaran dan tekanan internasional, bantuan kemanusiaan dapat segera dikirimkan ke Gaza untuk meringankan penderitaan warga sipil dan memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak seperti Yezen Abu Ful.tirto.id

Related Posts

Polisi Amankan Tiga Petugas Keamanan Usai Dugaan Pengeroyokan Sopir di Tol Cikande

Jakarta, 6 Mei 2026 — Aparat kepolisian menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang sopir di kawasan Tol Cikande. Ketiga pelaku diketahui merupakan oknum petugas keamanan…

KRL Rute Tanah Abang–Rangkasbitung Sempat Terhenti Akibat Percikan Api, Penumpang Dievakuasi

Jakarta, 4 Mei 2026 – Perjalanan kereta rel listrik (KRL) rute Tanah Abang–Rangkasbitung sempat mengalami gangguan setelah muncul percikan api dari salah satu bagian rangkaian. Insiden tersebut membuat kereta berhenti…

You Missed

Polda Riau Ungkap Ribuan Hektare Sempadan Diduga Ditanami Sawit, Kerugian Ekologis Capai Ratusan Miliar

Polda Riau Ungkap Ribuan Hektare Sempadan Diduga Ditanami Sawit, Kerugian Ekologis Capai Ratusan Miliar

Bupati Rudy Tegaskan Pernyataannya Disalahartikan, Bantah Ancam Bogor Keluar dari Jawa Barat

Bupati Rudy Tegaskan Pernyataannya Disalahartikan, Bantah Ancam Bogor Keluar dari Jawa Barat

Bea Cukai Buka Suara Terkait Pemeriksaan Kartu Pokemon di Bandara Soekarno-Hatta

Bea Cukai Buka Suara Terkait Pemeriksaan Kartu Pokemon di Bandara Soekarno-Hatta

Kecelakaan Tragis di Simpang Pesing, Pemotor Tewas Setelah Ditabrak Minibus

Kecelakaan Tragis di Simpang Pesing, Pemotor Tewas Setelah Ditabrak Minibus

KORMI Luncurkan Program Indonesia Aktif untuk Perkenalkan Olahraga Masyarakat Lebih Luas

KORMI Luncurkan Program Indonesia Aktif untuk Perkenalkan Olahraga Masyarakat Lebih Luas

Trump Murka Usai Kapal AS Diserang di Selat Hormuz, Ketegangan dengan Iran Memanas

Trump Murka Usai Kapal AS Diserang di Selat Hormuz, Ketegangan dengan Iran Memanas