Jakarta, 24 September 2026 – Pelatih tim nasional Thailand Anthony Hudson menegaskan ambisi timnya untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah tiba di Indonesia pada Rabu (23/9). Hudson menyatakan Thailand datang dengan target memenangkan turnamen regional tersebut. Skuad berjuluk War Elephants kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bandung yang menjadi lokasi pertandingan Grup B. Kondisi pemain setelah perjalanan menjadi salah satu perhatian tim pelatih menjelang laga pertama. Thailand dijadwalkan memulai kiprahnya menghadapi Pakistan pada 26 September di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Hudson menilai persaingan pada FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung ketat karena banyak peserta membawa pemain-pemain utama. Kondisi tersebut dinilainya membuat tingkat persaingan berbeda dibandingkan sejumlah turnamen regional sebelumnya. Thailand sendiri membawa skuad yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman dan pemain yang berkarier di luar negeri. Chanathip Songkrasin kembali masuk dalam skuad, bersama Supachok Sarachat dan Nicholas Mickelson. Komposisi tersebut menjadi bagian dari upaya Thailand menampilkan kekuatan terbaiknya.
Thailand tergabung dalam Grup B Division 1 bersama Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Setelah menghadapi Pakistan, War Elephants dijadwalkan bertemu Vietnam pada 29 September sebelum menutup fase grup melawan Filipina pada 2 Oktober. Seluruh pertandingan grup Thailand berlangsung di Bandung. Hudson menyadari setiap pertandingan membutuhkan persiapan serius karena persaingan untuk melaju dari fase grup tidak mudah. Karena itu, fokus awal tim diarahkan pada pemulihan kondisi dan persiapan menghadapi pertandingan pembuka.
Pelatih asal Inggris tersebut juga melihat kekuatan sepak bola Asia Tenggara semakin merata. Indonesia, Vietnam, dan Singapura termasuk tim yang disebutnya memiliki kualitas dan dapat membuat turnamen berlangsung kompetitif. Thailand karena itu tidak ingin terlalu jauh memikirkan fase berikutnya sebelum menyelesaikan pertandingan yang berada di depan mereka. Pendekatan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya menjadi bagian dari strategi Hudson. Target menjadi juara tetap dipertahankan tanpa mengurangi perhatian terhadap tantangan pada fase grup.
FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi bagian dari proses Thailand membangun skuad menuju agenda internasional berikutnya. Hudson sebelumnya menekankan pentingnya membawa tim dengan kekuatan terbaik sekaligus mempersiapkan pemain menuju AFC Asian Cup 2027 di Arab Saudi. Sejumlah pemusatan latihan dan pertandingan sepanjang tahun telah digunakan untuk mengevaluasi komposisi tim. Kehadiran pemain senior dipadukan dengan sejumlah nama yang mendapat kesempatan berkembang di level internasional. Turnamen di Indonesia menjadi kesempatan berikutnya untuk menguji konsistensi permainan Thailand.
Persiapan fisik menjadi perhatian setelah rombongan Thailand menempuh perjalanan menuju Indonesia dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandung. Hudson ingin para pemain mendapatkan waktu pemulihan yang cukup sebelum pertandingan pertama. Kondisi kebugaran menjadi penting mengingat jadwal fase grup membuat tim harus memainkan beberapa pertandingan dalam rentang waktu relatif singkat. Rotasi pemain dapat menjadi salah satu opsi untuk menjaga performa sepanjang kompetisi. Kedalaman skuad yang dibawa Thailand diharapkan memberikan pilihan kepada tim pelatih dalam menentukan susunan pemain.
Ambisi menjadi juara menempatkan Thailand sebagai salah satu tim yang datang dengan target besar di FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, Hudson tetap menekankan pentingnya mengarahkan perhatian terlebih dahulu kepada pertandingan pertama melawan Pakistan. Hasil pada fase grup akan menentukan langkah Thailand dalam mengejar target tersebut. Dengan membawa sejumlah pemain utama, War Elephants berusaha menunjukkan performa kompetitif sejak pertandingan pembuka. Perjalanan Thailand menuju gelar pun akan dimulai di Bandung dengan tantangan menghadapi persaingan ketat dari tim-tim regional.





