Jumat, 17 Juli 2026 Mantan bintang Timnas Argentina, Angel Di Maria, menilai tidak adil apabila publik memberikan tuntutan berlebihan kepada skuad Albiceleste di Piala Dunia 2026. Menurutnya, para pemain telah menunjukkan dedikasi dan perjuangan maksimal sepanjang turnamen.
Di Maria mengatakan bahwa menjadi juara bertahan membawa tekanan yang jauh lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya. Setiap lawan selalu tampil dengan motivasi tinggi untuk mengalahkan Argentina, sehingga perjalanan menuju final tidak pernah berjalan mudah.
Ia memuji mental bertanding yang diperlihatkan Lionel Messi dan rekan-rekannya. Dalam beberapa pertandingan fase gugur, Argentina harus bekerja keras untuk memastikan kemenangan, namun tetap mampu menunjukkan karakter sebagai tim besar.
Menurut Di Maria, pencapaian kembali menembus partai final sudah menjadi bukti kualitas skuad asuhan Lionel Scaloni. Tidak banyak tim yang mampu mempertahankan konsistensi di dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Mantan winger Albiceleste itu juga mengingatkan bahwa sepak bola terus berkembang. Banyak negara kini memiliki kualitas yang semakin merata sehingga tidak ada pertandingan yang bisa dimenangkan dengan mudah.
Ia berharap para pendukung tetap memberikan apresiasi kepada para pemain, apa pun hasil yang diraih di partai final. Baginya, semangat juang dan pengorbanan yang telah ditunjukkan seluruh anggota tim layak mendapatkan penghormatan.
Di Maria juga percaya regenerasi di tubuh Argentina berjalan dengan baik. Kehadiran pemain-pemain muda yang mulai tampil menonjol diyakini akan menjaga daya saing Albiceleste pada turnamen-turnamen besar berikutnya.
Menjelang laga final melawan Spanyol, Di Maria optimistis Argentina masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan gelar juara dunia. Namun, ia menegaskan bahwa hasil akhir nanti tidak akan menghapus pencapaian luar biasa yang telah diraih tim sepanjang Piala Dunia 2026.





